Pengawasan Jelang Nataru 2025: Pemerintah Kabupaten Kebumen Amankan Produk Bermasalah di Pasar dan Toko Swalayan
Pengawasan Jelang Nataru 2025: Pemerintah Kabupaten Kebumen Amankan Produk Bermasalah di Pasar dan Toko Swalayan
Kebumen, Kamis 11 Desember 2025 - Dalam rangka menghadapi Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Kab. Kebumen yang terdiri dari Distapang, DLHKP, SATPOL PP, Disperindagkukm ,Dinkes PP-KB dan Bagian Perekonomian Setda Kebumen melaksanakan monitoring Ketersediaan Pangan, Pemantauan keamanan pangan, dan pengambilan sampel untuk uji laboratorium.
Monitoring dilaksanakan di Pasar Wonokriyo Gombong dan Pusaka Indah Swalayan Karanganyar. Di pasar Wonokriyo Gombong tim JKPD mengambil 11 sampel komoditas pangan segar dan 9 komoditas pangan olahan. Setelah dilakukan pengujian menggunakan rapid test, dari 11 sampel pangan segar ditemukan satu jenis komoditas yang mengandung pestisida yaitu sayur pakcoy yang diambil dari Wonosobo. Untuk pangan olahan dari 9 sampel tidak ada makanan olahan yang mengandung formalin/ aman.
Hasil pemantauan di Pusaka Indah Swalayan Karanganyar ditemukan beberapa produk yang tidak mencantumkan tanggal expired pada kemasan, yaitu roti basah dan makanan ringan. Selain itu, juga ditemukan beras medium yang dijual diatas HET, yaitu Beras Cap Lele 3 kg seharga Rp 46.000,- dan 5 kg seharga Rp 77.000,- selanjutnya dilakukan pembinaan agar penjualan mematuhi HET yang telah ditetapkan.
